Mempelajari Metode Penelitian Komunikasi

Hai teman-teman.... pada kesempatan kali ini aku akan membahas mengenai Metode Penelitian Komunikasi. Jadi pada pembahasan kali ini, aku akan membahas 3 bagian dari Metode Penelitian Komunikasi, aku akan jelasin per tahap . . jadi pantengin terus di blogku untuk dapetin kelanjutan tulisan dari blogku.

"Memahami Metode Penelitian Komunikasi Bagian A yang terdiri dari 

1. Studi kasus 

2. Etnografi Komunikasi

3. Etnografi Virtual

 

1. Studi kasus

 



                                               (Gambar 1 : Pengertian Studi Kasus)


kita bahas defenisi Studi kasus. Studi kasus didefinisikan oleh Tellis sebagai metode penelitian yang memiliki unit analisis yang lebih mengacu pada tindakan individu atau lembaga dibandingkan dengan diri individu maupun lembaga itu sendiri. Dapat dikatakan studi kasus lebih berfokus pada tindakan atau perilaku yang dihasilkan. 

Creswell dalam bukunya yang berjudul 

“Qualitative Inquiry And Research Design” 

mengungkapkan lima tradisi penelitian, yaitu: biografi, fenomenologi, grounded theory study, studi kasus dan etnografi“.

Istilah ‘Studi Kasus’ berasal dari bahasa Inggris dari frase “Case Study” (studi kasus). Yin (1996) menyatakan bahwa studi kasus adalah pencarian pengetahuan secara empiris yang menyelidiki fenomena dalam konteks kehidupan nyata bilamana : batas-batas antara fenomena dan konteks tidak tampak dengan tegas dan dimana multisumber bukti digunakan. 

Di antara beberapa jenis penelitian kualitatif yang cukup sering digunakan salah satunya Studi Kasus.

Didalam penelitian Studi Kasus memiliki jenis jenisnya sendiri yaitu

1. Studi Kasus Eksplanatory 

Penerapannya biasanya untuk fenomeno ataupun suatu kelompok individu yang tidak atau belum bisa dijelaskan.

2. Studi Kasus Eksploratory

adalah metode penelitian yang tujuannya adalah untuk menjawab pertanyaan “apa” dan juga “siapa”. Data yang dikumpulkan peneliti berasal dari dua sumber, yakni dari data eksplorasi dan data tambahan.

3. Studi Kasus Deskriptif

 adalah studi kasus deskriptif yang diterapkan dengan tujuan menganalisis urutan peristiwa tertentu yang terjadi di masa lalu. Topik di jenis penelitian ini biasanya mencakup bidang budaya atau disebut juga sebagai bidang sejarah. Adapun tujuan dari metode ini adalah untuk membandingkan teori atau penemuan baru dengan teori dan penemuan yang sudah ada di bidang yang sama. Sehingga bisa diketahui mana yang paling benar dengan melihat analisis urutan peristiwanya. 

 

  

2. Etnografi Komunikasi



                                                (Gambar 2 : Etnografi Komunikasi)

Defenisi dari Etnografi komunikasi adalah salah satu dari sekian metode penelitian bidang komunikasi yang beranjak dari paradigma interpretative atau konstruktivis. Metode ini mengkhususkan diri pada kajian mengenai pola komunikasi yang digunakan oleh manusia dalam suatu masyarakat tutur.

Sebagai sebuah metode yang relatif ‘baru’ di Indonesia, metode penelitian etnografi ini sebenarnya sudah diperkenalkan jauh-jauh hari, tepatnya pada tahun 1962 oleh penggagas awalnya yakni Dell Hymes. Katanya, pendekatan ini lahir sebagai kritik dari ilmu linguistik  yang lebih menekankan pada segi fisik bahasanya saja. Dulu etnografi komunikasi diacu sebagai pemerian pemakaian bahasa lisan untuk istilah etnografi komunikasi yang sekarang populer dipakai. Etnografi Komunikasi semakin luas karena melibatkan juga komunikasi tulis(writing) serta komunikasi isyarat(gesture), gerakan tubuh(kinesics), atau tanda(signing) selain komunimasi lisan(speaking).

 

 

 3. Etnografi Virtual


  

                                              (Gambar 3 : Buku Etnografi Virtual)

 

Dan terakhir kita bertemu dengan Etnografi Virtual. Nah gambar di atas merupakan karya dari Dr. Rulli Nasrullah atau yang akrab dipanggil kang arul, eh btw aku cukup gak asing lagi dengan nama beliau karena kemarin sewaktu kuliah umum dikampus ku beliau menjadi salah satu narasumbernya loh guys keren banget kan.. Beliau merilis buku yang berjudul "Etnografi Virtual Riset Komunikasi Budaya dan Sosioteknologi di Internet". Nah bahas soal Etnografi Virtual itu adalah metodologi yang digunakan untuk melakukan penyelidikan di internet dan melakukan eksplorasi terhadap pengguna saat menggunakan internet tersebut. Etnografi virtual juga merepresentasikan implikasi-implikasi dari komunitas termediasi internet. Etnografi Virtual memiliki prinsip dasar sendiri terkait dengan konsepsi awal bahwa internet merupakan lapangan baru dan entitas yang berada di dalamnya berbeda sama sekali dengan realitas sosial secara offline. Internet lebih jauh bahkan ditempatkan dalam etnografi virtual sebagai budaya dan artefak budaya itu sendiri. Internet memberikan beragam kesimpulan dengan beragam proses dan keterlibatan entitas (pengguna dan perangkat teknologi) yang berkontribusi di dalamnya.

 

Lalu di metode Etnografi Virtual ini aku juga sempet baca penelitian yang menurut aku sangat menambah pengetahuan aku tentang Sumatera Selatan judulnya tu "Analisis Media Siber Dalam Etnografi Virtual (Studi Kasus Famtrip GenPi Sumatera Selatan Ke Lahat dan Pagaralam Tahun 2017)"

 

Ok teman-teman aku harap tulisan yang aku buat ini dapat menambah wawasan untuk kita semua dan support kalian yang menambah semangat aku dalam membuat blog ini. Terima kasih sekali lagi, nanti kita akan berjumpa lagi di blog aku yang selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini